Politik Internasional Indonesia: Fleksibilitas ‘Bebas Aktif’ di Panggung Dunia
Politik luar negeri Indonesia dikenal dengan prinsip dasar ‘Bebas Aktif’. Prinsip ini menggarisbawahi kemandirian dalam menentukan sikap tanpa memihak blok kekuatan manapun (bebas), namun tetap aktif berkontribusi pada perdamaian dan stabilitas dunia (aktif). Lahir di era Perang Dingin, ‘Bebas Aktif’ bukan berarti netralitas pasif, melainkan mendorong Indonesia untuk mengambil peran konstruktif, menjadi jembatan dialog, dan mempromosikan solusi damai atas berbagai konflik.
Fokus utama diplomasi Indonesia adalah Asia Tenggara, dengan ASEAN sebagai pilar utama. Indonesia melihat ASEAN sebagai fondasi stabilitas regional dan wahana untuk memajukan kerja sama ekonomi serta sosial-budaya. Melalui ASEAN, Indonesia berupaya menjaga sentralitas kawasan dan menyelesaikan isu-isu krusial seperti keamanan maritim dan isu regional lainnya.
Di luar regional, Indonesia aktif di forum multilateral seperti Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), G20, dan organisasi internasional lainnya. Melalui forum-forum ini, Indonesia menyuarakan kepentingan negara berkembang, isu perubahan iklim, demokrasi, hak asasi manusia, dan diplomasi ekonomi untuk menarik investasi serta memperluas pasar ekspor.
Di tengah dinamika geopolitik global, terutama rivalitas kekuatan besar seperti Amerika Serikat dan Tiongkok, Indonesia berupaya menjaga keseimbangan dan menghindari terjebak dalam polarisasi. Isu-isu seperti keamanan maritim di Laut Cina Selatan, isu Palestina, serta penanganan pandemi dan krisis ekonomi global, menjadi agenda penting yang memerlukan pendekatan pragmatis dan adaptif dari politik luar negeri Indonesia.
Singkatnya, politik internasional Indonesia dengan prinsip ‘Bebas Aktif’ adalah refleksi dari upaya berkelanjutan untuk menjadi aktor global yang bertanggung jawab. Fleksibilitas prinsip ini memungkinkan Indonesia beradaptasi dengan tantangan zaman, sembari terus berpegang pada komitmennya terhadap perdamaian, stabilitas, dan kesejahteraan bersama di kancah dunia.


