Situs porno kini bukan lagi tempat yang potensial menyebarkan virus.

Menurut laporan perusahaan antivirus Symantec, laman ”bokep” hanya menyumbang dua persen dari persebaran virus di dunia maya. Penularan virus terbanyak, yakni 20 persen, ternyata berasal dari blog.

Temuan ini juga menempatkan situs porno dalam urutan ke sepuluh sebagai layanan paling berisiko dalam persebaran virus.

“Ini mengubah pandangan selama ini bahwa situs porno identik dengan infeksi virus,” tulis Symantec dalam laporan tahunannya seperti dikutip Dailymail, Jum”at, 25 Mei 2012.

Sekarang ini, upaya memasukkan software jahat ke suatu perangkat justeru dilakukan melalui website yang seolah-olah “bersih”. Misalnya blog dan situs iklan.

Sepanjang tahun 2011, Symantec menyatakan telah memblokir lebih dari 5,5 juta serangan malware. “Serangan berbasis web saat ini diperkirakan sebanyak 4.500 serangan baru setiap hari,” tulis Symantec.

Jumlah virus baru, worm dan trojan juga meningkat dengan 403 juta varian baru dari malware yang ditemukan pada 2011.

Sumber: Tempo