server pojok pulsaServer pulsa salah apa ? ya pertanyaan ini mungkin hampir ada di semua orang yang mengelola server pulsa. Seperti yang kita ketahui, konsep munculnya server pulsa pada awalnya ialah mengambil celah kekosongan area penjualan dealer pulsa elektrik. Dengan sistem yang lebih sederhana dan praktis para penjual pulsa elektrik “dimanjakan” oleh server pulsa , sistem One Chip All operator telah mengubah sebagian besar sudut pandang masyarakat bahwa menjual pulsa tidak membutuhkan banyak modal apalagi didukung dengan sistem order deposit pulsa yang lebih mudah bahkan banyak server pulsa yang memberikan jangka waktu pembayaran deposit.

Server Pulsa Salah Apa ? pertanyaan tersebut dapat berarti luas, maka saya akan coba jabarkan sedikit dari sudut pandang perjalanan bisnis dan juga dalam menjalankan bisnisnya.

Business Process Server Pulsa

Layaknya Dealer Resmi pulsa elektrik (Dealer Operator), seharusnya server pulsa memiliki business process yang jelas mengingat bisnis server pulsa elektrik melibatkan resource yang besar terutama dari sisi pendanaan. Banyak dari kita (server pulsa) yang tidak memiliki road map, marketing plan, budget plan dan target konsumen yang jelas dan terarah sehingga pengelolaan server pulsa hampir-hampir seperti mengelola warung kelontongan biasa, sungguh hal ini sangat disayangkan, karena usaha ini daripada disebut berjualan pulsa sepertinya lebih cocok disebut dengan berjualan uang. Bagaimana tidak, kebutuhan pulsa, khususnya kebutuhan pulsa elektrik sangat tinggi dan hampir menjadi kebutuhan kita sehari-hari, banyak orang yang tidak bisa lepas dari kebutuhan akan pulsa elektrik sedangkan nilai pulsa sangat identik dengan nilai uang.

[divider_line]

Akuntansi Server Pulsa

[blockquote align=”left”]Banyak Server Pulsa yang tidak menerapkan prinsip-prinsip Akuntansi[/blockquote] Mari kita coba lihat dari sistem pencatatan dan akuntansi yang digunakan server pulsa. Akuntansi adalah dasar dari pembuatan laporan keuangan keuangan dimana ini menggambarkan kesehatan server dalam menjalankan bisnisnya. Tanpa ada pencatatan yang baik dari pengelola server, maka akan sulit untuk mengukur tingkat keberlangsungan usaha ini. Tidak kita pungkiri bahwa masih banyak dari kita yang melakukan pencatatan server pulsa menjurus ke arah “asal-asalan” yaitu tidak ada pencatatan nilai aset yang kita punyai, tidak ada pencatatan modal, tidak ada pencatatan transaksi dan yang lebih mengenaskan, tidak ada pencatatan hutang-piutang yang jelas (banyak dari kita yang masih menggunakan buku dan pulpen untuk mencatat piutang) ini sangat riskan mengingat bisnis ini memiliki beban yang luar biasa terhadap kewajiban yang harus dibayarkan (saldo deposit Reseller).

Saya menyadari bahwa dengan semakin berkembangnya software server yang digunakan maka banyak dari software server pulsa telah mengintegrasikan pencatatan secara akuntansi untuk memudahkan pengelola dalam melihat kesehatan keuangan dari server. Tetapi dari semua yang saya telah pelajari, tidak ada satupun software server yang menggunakan Akuntansi “utuh” dalam memberikan laporan keuangannya. Jika yang disajikan hanya perhitungan keuntungan dalam 1 hari maka dapat saya simpulkan maka laporan keuangan server sama sekali tidak berbeda dengan laporan keuangan warung kelontongan. Untuk itu diperlukan pencatatan Akuntansi Server Pulsa secara menyeluruh dan jelas terhadap keuangan server, sehingga pertanyaan server pulsa salah apa tidak ada lai dalam benak kita.

Kami, Pojok Pulsa telah mengembangkan Sistem yang dinamakan SIA-PP yaitu Sistem Informasi Akuntansi Pojok Pulsa dimana sistem ini dapat memberikan gambaran utuh laporan keuangan dari suatu server (Akan saya bahas lain waktu beserta link donwloadnya).

[divider_line]

Marketing Plan Server Pulsa

[blockquote align=”right”]Pelanggan banyak berada di luar wilayah Server Pulsa[/blockquote] Industri apapun dalam bidang apapun pasti harus memiliki marketing plan yang jelas, karena tanpa itu tak akan ada lagi pelanggan setia pada perusahaan kita. Seperti juga server pulsa, harus mempunyai target konsumen yang jelas sehingga pencapaian tujuan bisnis akan dapat terealisasi dalam waktu yang bisa ditentukan. Tetapi pada kenyataannya, banyak dai kita (termasuk saya) mempunyai target pelanggan yang ngawur dan tidak teratur, dalam kata lain siapa saja dan dimana saja dapat bergabung dengan kami :). Inilah cikal bakal munculnya kebijakan Hard Cluster yang diterapkan saat ini, mengapa karena dengan target pelanggan yang berada dimana saja maka server pulsa akan mengisikan nomor apapun selama masih dalam wilayah Indonesia, mungkin ini tidak menjadi masalah, tapi yang menjadi masalah ialah Stok Pulsa Elektrik yang digunakan berasal dari wilayah yang jelas-jelas berbeda dari nomor yang diisikan. Tentu hal ini mengakibatkan kekacauan dalam sistem distribusi pulsa elektrik dari oprator yang terkait. Dan hal ini jelas-jelas tidak bisa dibiarkan karena bisa-bisa nanti ada kesenjangan stok antara wilayah satu dengan wilayah lainnya dan hal ini sangat tidak diinginkan oleh operator.

J adi sebelum melakukan tindakan yang menolak segala bentuk kebijakan Hard Cluster, marilah kita introspeksi diri dalam membenahi usaha server pulsa, tentu agar keberlangsungan bisnis yang kita jalani dapat mempunyai “umur” yang panjang. Mari kita benahi kembali target konsumen yang kita ingin capai, server ideal sesungguhnya ialah server yang mempunyai target konsumen yang berada satu wilayah dengan server tersebut ditambah dengan beberapa pelanggan yang berada di luar wilayahnya. Komposisi idealnya mungkin 80% inner region server dan sisanya berada di luar region server, tetapi repotnya, asumsi tersebut akan hangus jika region yang dimaksud oleh dealer resmi berbeda dengan region yang kita maksud atau dengan kata lain tidak berada satu cluster dengan Dealer pulsa resmi berada. Untuk itu maka target konsumen server pulsa harus disesuaikan dengan keberadaan Dealer Pulsa Resmi (Sumber Stok) yang ada di wilayahnya.

[divider_line]

Lalu Server Pulsa salah Apa ?

Bagaimana menjalankan bisnis, adalah hak setiap orang yang mengelola bisnis tersebut, mau dibawa kemana bisnis tersebut dan tujuan apa dari bisnis tersebut adalah murni hak owner/pengelola bisnis. Tetapi ada baiknya bisnis yang kita jalani sesuai dengan prinsip dan tujuan khusus dari bisnis tersebut. Dari hal diatas, bisni server pulsa adalah masih menjadi bisnis yang menggiurkan mengingat kebutuhan akan pulsa elektrik yang masih terus meningkat, untuk itu agar tidak timbul pertanyaan ” Server Pulsa Salah Apa ” , marilah kita benahi server kita sedikit demi sedikit untuk menjadi bisnis yang diakui keberadaannya, bisnis yang ikut membesarkan negara dan bisnis yang mumpuni dengan pondasi yang kokoh dan dijalankan sesuai aturan yang berlaku.

Memang sulit tapi itulah kenyataannya, perlahan tapi pasti semoga server pulsa dapat menjadi usaha resmi dimata pemerintah jika para pengelolanya (termasuk saya) melakukan pembenahan sedikit demi sedikit pada usaha yang kita jalankan.

Tulisan diatas hanya sudut pandang pribadi dari pengepul pulsa yang hanya mengerti berdasarkan pengalamannya saja, jadi masih banyak fakta yang tidak terungkap atau terungkap tapi tidak merupakan fakta sebenarnya, untuk itu seperti biasa Questions and Critics are warmly welcomed…