Hard Cluster adalah Tahap lanjutan dari suatu kampanye clusterisasi yang diterapkan oleh para provider, kenapa kami menyebut para provider, ya karena bukan hanya satu tapi beberapa provider besar yang menguasai bisnis seluler di Indonesia. Sebelum kita lanjut ke Hard Cluster marilah kita bahas apa itu cluster? Dan apa alasan kuat para provider di indonesi menerapkan sistem cluster ini? Berikut penjelasannya.

Cluster Pulsa

Cluster ialah Sistem Zoning atau pembagian wilayah dengan tujuan mencapai sistem distribusi yang benar, distribusi menurut wikipedia ialah penyaluran suatu produk dari pabrik (manufacturer) ke konsumen (retailer) – hard cluster ditujukan untuk menerapkan prinsip yang sama. Jadi apakah selama ini penyaluran stok pulsa dari provider ke distributor yang saat ini kita sebut sebagai Dealer Resmi Operator tidak sempurna atau berantakan?.

Cluster diterapkan dengan tujuan agar alokasi yang diberikan pada daerah tertentu sesuai dengan konsumsi yang dihabiskan, sehingga tercipta keseimbangan distribusi pulsa pada seluruh area di Indonesia.

Berikut pembagian cluster sebelum adanya Hard Cluster :

hard cluster

Hard Cluster – Latar Belakang

Seperti yang kita ketahui bersama distribusi pulsa elektrik /voucher elektrik tidak seperti distribusi pulsa fisik yang barangnya terlihat dan berwujud dan pengirimannya sudah pasti memerlukan waktu dan biaya. Sistem distribusi pulsa elektrik jauh lebih mudah dibandingkan dengan pulsa fisik oleh karena kemudahannya itulah maka terjadi “kekacauan” pendistribusian stok pulsa, mengapa? Karena suatu distributor pulsa yang nakal/bandel dapat mengirimkan kemana saja stok pulsa elektrik yang dia inginkan di seluruh Indonesia tetapi distributor pulsa tersebut mempunyai PKS (Perjanjian Kerja Sama) dengan para provider maka hal tersebut tidak dapat dilakukan, lalu siapa yang melakukan? Tentunya server pulsa yang melakukan dimana server pulsa membeli banyak stok pulsa dari distributor lalu mendistribusikannya tanpa melihat area penjualan.

Itu dilakukan karena memang server pulsa tidak dibatasi oleh suatu perjanjian apapun dengan para provider oleh karena itu stok pulsa dapat mereka kirimkan kemana saja ke seluruh Indonesia. Keadaan ini tentu memicu kekacauan distribusi yang berakhir dengan kekacauan harga pulsa elektrik di Indonesia. Kok provider bisa tau? Bisa karena distributor pulsa yang notabene berada di daerah “BANJIR” merasa keberatan dengan hal ini, distributor pulsa yang tadinya bisa menjual dengan harga tinggi pada daerah banjir kini bersaing dengan server pulsa dengan harga murah dimana barangnya berasal dari outer cluster / bahkan lintas propinsi atau lintas pulsa 🙂 itulah kehebatan server pulsa :).

Distributor Pulsa

Distributor pulsa jelas mempunyai Otoritas yang resmi dari provider untuk mendistribusikan stok pulsa elektrik, fisik dan kartu perdana, mereka juga bertanggung jawab terhadap maju tidaknya suatu provider pada daerah yang mereka kuasai. Masing – masing distributor mempunyai KPI (Key Performance Index) yang diberikan oleh provider langsung dalam membantu memperkenalkan, mendistribusikan perdana dan yang terkhir menjual stok pulsa ke konsumen. KPI inilah yang menjadi dasar provider untuk menilai apakah suatu perusahaan masih layak memegang kendali distribusi pada wilayah tertentu.

Distributor pulsa yang merasa daerahnya terjajah oleh server pulsa dipastikan melakukan pengaduan ke pihak provider sehingga setelah sekian lama akhirnya berlaku-lah Sistem cluster ini. Sistem Cluster sudah dimulai sejak Tahun 2009 dimana kebijakannya tidak seketat sekarang. Distributor pulsa dalam hal ini Dealer Resmi Operator di seluruh Indonesia dipaksa untuk mematuhi KPI yang diberikan oleh provider oleh karena itu lah mereka lebih baik menahan alokasi stok pulsa elektrik yang diberikan provider daripada menjual kepada server pulsa lalu stok pulsa yang diberikan akan didistribusikan tanpa area mapping yang jelas.

Mengapa Distributor pulsa melakukan hal ini? Jelas keadaan ini dipicu kenyataan dimana Distributor pulsa akan terancam diberhentikan untuk bekerja sama dengan provider, dari segi bisnis ini sangat merugikan mereka. Mereka tidak akan mengambil resiko hanya untuk membela server pulsa agar mendapatkan stok, jadi server pulsa tidak akan dapat alokasi sedikitpun dari Distributor karena hal diatas.

Hard Cluster – Dampak

Dampak yang paling dirasakan dari Hard Cluster ini ialah langka-nya stok pulsa elektrik yang beredar di pasaran, mengapa? Jelas karena tidak semua outlet pulsa adalah langganan distributor dan tidak semua distributor pulsa dapat mendistribusikan stok pulsanya dengan baik dan merata kepada seluruh pelanggan yang berada di area-nya.

Kelangkaan ini akan memicu naiknya harga dimana permintaan lebih besar dari penawaran, lagi-lagi yang paling dirugikan dari hal ini ialah End User atau pelanggan provider langsung dimana melakukan isi ulang tak semudah dahulu :). Hard Cluster telah memaksa server pulsa untuk membeli kepada hanya Distributor yang menguasai daerahnya, hard Cluster telah banyak memaksa teman-teman kami untuk menyerah dengan keadaan, hard cluster telah banyak menghilangkan lapangan pekerjaan yang ada di Indonesia, hard custer memaksa server menjual dengan harga yang mahal, hard cluster memaksa konsumen membeli dengan harga yang tinggi pulsa, hard cluster telah banyak memadamkan api semangat kawan-kawan server kami, hard cluster telah menghancurkan sebagian impian orang Indonesia, dan yang paling parah Hard Cluster telah sangat membantu menaikkan angka pengangguran di Indonesia.

Kami tidak keberatan dengan Hard Cluster, kami tidak menolak Hard Cluster dan kami tidak pernah menganggap itu kebijakan yang buruk, hanya saja yang kami sesalkan ialah Hard Cluster diterapkan tanpa ada tahapan-tahapan yang jelas, tanpa ada sosialisasi yang menyeluruh tanpa ada komunikasi kepada seluruh penjual pulsa di Tanah Air dan penerapan Hard Cluster yang tidak seimbang antara pasar tradisional dan pasar modern, seperti Indomaret contohnya yang kebal akan kebijakan ini, Mengapa? Jelas ini yang menimbulkan pertanyaan kami, bahkan saya berpendapat bahwa Dealer Resmi pun harus mempunyai perlindungan tersendiri dari provider atas kebijakan yang telah diterapkan kepada pasar modern. Betapa tidak disaat yang lain menjual dengan harga tinggi maka pasar modern dapat menjual dengan diskon bahkan hadiah minuman kepada para pelanggannya. Apa sebenarnya dibalik kebijakan Hard Cluster ini? Seperti banyak orang bilang, hanya waktu yang menjawabnya.

Tapi satu yang pasti jangan pernah berhenti berusaha baik itu kepada seluruh server pulsa atau kepada seluruh penjual pulsa elektrik di Tanah Air hanya karena Hard Cluster, karena ini hanya satu cobaan agar kita menjadi server/ penjual yang handal yang kebal cobaan yang melindas tantangan, tetap fokus pada tujuan, yaitu menafkahi keluarga tercinta. Jangan pernah ragu dan jangan pernah menyerah pada Hard Cluster! Karena Anda Kami Ada.

Salam Hangat

Walau Hard Cluster Tetap Semangat!