Mobil Google Street View ternyata mengambil alamat email dan kata kunci yang ada di sekitarnya melalui jaringan Internet nirkabel (Wi-Fi).

Proyek pemetaan jalan ala Google ini bekerja dengan mengoperasikan sebuah mobil yang dilengkapi kamera untuk mengambil gambar setiap sudut jalan.

Pengambilan alamat surat elektronik beserta kata kuncinya ini ketahuan setelah Komisi Komunikasi Federal (FCC) melakukan penyelidikan selama 17 bulan terakhir.

“Kami memutuskan untuk mengumumkan isi dokumen penyelidikan ini secara sukarela,” kata juru bicara Google seperti dikutip Dailymail, Selasa, 1 Mei 2012. Namun di dalam dokumen itu, Google tidak menyebutkan identitas pemilik email yang terjaring.

Laporan penyelidikan itu mengungkapkan aktivitas Google Street View pada tahun 2007 sampai 2010, seperti memotret, mengetahui sejarah browsing, pesan teks dan email pribadi di jaringan WiFi.

Menurut Google, data alamat email dan password itu tak sengaja terjaring ketika mobil mengabadikan gambar dan mengirimkan melalui jaringan Wi-Fi. Perusahaan ini bahkan”bersumpah” tidak pernah menggunakan data tersebut untuk kepentingan apapun.

Kendati sudah memberikan pembelaan, Komisi tetap menghukum Google dengan denda sebesar US$ 25.000. Namun Komisi menyatakan Google tidak bersalah karena tak melanggar hukum.

Sumber: Tempo