Telkomsel Siap Luncurkan 4G LTE

Telkomsel siap mengeksekusi layanan 4G LTE. Soal frekuensi tak masalah, di mana saja bisa,” kata Direktur Utama Telkomsel, Sarwoto Atmosutarno. Operator seluler Telkomsel mengaku siap mengeksekusi layanan seluler 4G berbasis teknologi Long Term Evolution (LTE). Namun pelaksanaannya tergantung pada kesiapan pemerintah dalam mengalokasikan pita frekuensi. “Mau pakai frekuensi 3G di 2,1 GHz bisa, di 700 MHz bisa, 1800 MHz bisa, 2,6 GHz bisa. Tergantung pada kesiapan negara untuk siapkan alokasi frekuensinya saja,” paparnya lebih lanjut.

telkomselKesiapan Telkomsel dalam mengadopsi LTE, telah dilakukan dengan sejumlah uji coba di beberapa frekuensi secara terbatas. “Kami baru saja trial di 1800 MHz. Netral, jadi kami siap di mana saja. Semua frekuensi bisa dipakai,” ungkap Sarwoto.

Menurutnya, percepatan adopsi teknologi sangat dibutuhkan Telkomsel. Sebab, kebutuhan akan infrastruktur layanan data sudah sedemikian mendesak.

“Kami punya 40 juta pelanggan mobile broadband dari total 110 juta pelanggan seluler kami. Untuk 3G di Jabodetabek saja kami sudah kehabisan power, sudah 80% kapasitas terpakai. Itu sebabnya, kami perlu 3rd carrier 3G secepatnya,” pungkas Sarwoto.

Telkomsel Ingin Kuasai 4 Blok Kanal 3G

Disamping 4G telkomsel juga menginginkan tambahan kanal 3G.

Telkomsel berambisi memenangkan dua kanal 3G yang tersisa di spektrum 2,1 GHz agar bisa menggenapkan blok kanal miliknya menjadi empat secara sejajar berdampingan dengan total lebar pita 20 MHz.

Demikian diungkap Direktur Utama Telkomsel Sarwoto Atmosutarno di sela sosialisasi LTE dan pameran konvergensi, di Gedung Telkom, Grha Citra Caraka, Rabu (4/4/2012). “Kami ingin empat kanal, kalau bisa enam,”.

“Kami ingin tender dipercepat karena perlu secepatnya dapat 3rd carrier. 3G kami di Jabodetabek sudah kehabisan power, sudah terpakai 80%. Kalau ada 3rd carrier, bisa lebih lega. Gejalanya sama seperti di Surabaya, Medan, dan Denpasar,” jelasnya lebih lanjut.

Menurut Sarwoto, untuk mempercepat pelaksanaan tender di kanal 11 dan 12, Telkomsel siap membantu pemerintah melakukan pembersihan. Saat ini, Telkomsel sedang menunggu perintah dari regulator jika memerlukan bantuan teknis.

“Kami siap bantu dari sisi pelaksanaan dan teknis. Tapi itu semua tergantung pemerintah, kita siap jika disuruh membersihkan. Silakan diperintah,” tukasnya.

Sebelumnya, Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring memutuskan untuk menunda tender yang harusnya digelar Mei mendatang karena masih membersihkan blok kanal 11 dan 12 dari interferensi sinyal milik Smartfren Telecom di ujung pita 1900 MHz.

“Tender 3G terpaksa kami tunda hingga pertengahan tahun karena kami ingin memastikan dulu kanal tersebut tidak kotor lagi,” kata menteri di sela acara yang sama.